Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 20–21 November 2025. Kehadiran Wapres mewakili Presiden Prabowo Subianto yang berhalangan hadir karena agenda kenegaraan mendesak di dalam negeri.
Dalam pidatonya pada sesi “One Earth” yang digelar Sabtu (22/11/2025), Wapres Gibran menyuarakan pentingnya solidaritas negara-negara G20 dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari krisis iklim hingga ketimpangan ekonomi.
“Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Krisis iklim, ketimpangan ekonomi, dan instabilitas geopolitik menuntut kita untuk bersatu, bukan terpecah. G20 harus menjadi jangkar stabilitas dan motor penggerak solusi konkret bagi warga dunia,” tegas Wapres di hadapan para pemimpin negara G20.
Wapres menyoroti isu transisi energi sebagai salah satu prioritas utama. Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat, namun menekankan bahwa transisi tersebut harus adil dan terjangkau (just and affordable energy transition).
“Indonesia kaya akan potensi energi terbarukan, dari surya, angin, hingga panas bumi. Kami berkomitmen penuh untuk transisi energi. Namun, kami butuh dukungan pendanaan dan transfer teknologi dari negara-negara maju. Transisi energi tidak boleh membebani rakyat kecil dan negara berkembang,” ujarnya.
Selain isu lingkungan, Wapres Gibran juga mengangkat tema transformasi digital dan ekonomi inklusif. Ia memaparkan keberhasilan Indonesia dalam digitalisasi UMKM dan sistem pembayaran lintas batas (cross-border payment) yang telah diterapkan di kawasan ASEAN. Wapres mengajak negara-negara G20 untuk memperluas kolaborasi serupa guna mempercepat pemulihan ekonomi global.
“Digitalisasi adalah kunci inklusi ekonomi. Di Indonesia, jutaan UMKM telah go digital dan naik kelas. Kami siap berbagi pengalaman dan berkolaborasi untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan memberdayakan,” imbuh Wapres.
Di sela-sela KTT, Wapres Gibran juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat, antara lain Perdana Menteri India, Presiden Afrika Selatan, dan Perdana Menteri Inggris. Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pendidikan vokasi.
Menutup rangkaian kegiatannya, Wapres menyampaikan apresiasi kepada Afrika Selatan selaku tuan rumah atas penyelenggaraan KTT G20 yang berjalan sukses dan produktif. Ia berharap kesepakatan yang tertuang dalam Deklarasi Pemimpin G20 dapat segera diimplementasikan demi kesejahteraan bersama.
“Terima kasih kepada Presiden Afrika Selatan atas keramahan dan kepemimpinannya. Mari kita bawa semangat Ubuntu—kemanusiaan bagi sesama—dalam setiap kebijakan yang kita ambil. G20 harus berdampak nyata bagi rakyat,” pungkasnya.
Turut mendampingi Wapres dalam KTT ini, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Johannesburg, 22 November 2025






